Royal Enfield Himalayan 2020, Apa Ubahannya? oleh - bmw5series.xyz

Halo sahabat selamat datang di website bmw5series.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Royal Enfield Himalayan 2020, Apa Ubahannya? oleh - bmw5series.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Royal Enfield Himalayan â€" PT Royal Enfield Indonesia resmi meluncurkan Royal Enfield Himalayan 2020. Produk ini dipasarkan dengan banderol Rp 114,3 juta.

Ubahan pada Royal Enfield Himalayan ini terletak pada opsi empat warna baru, yang kini tampil tak lagi monoton. Kehadirannya terasa lebih segar, mengingat model sebelumnya hanya ditawarkan dalam pilihan warna putih ataupun hitam saja.

Tidak hanya sebatas tampilan, Himalayan 2020 juga mendapatkan penyesuaian emisi gas buang yang lebih baik. Emisi gas buang Himalayan telah memenuhi regulasi BS6 yang setara dengan Euro 4.

Menariknya lagi, pada Royal Enfield Himalayan 2020 juga mendapatkan suntikan teknologi baru, yakni Anti-Lock Braking System (ABS). Dengan begitu, produk ini jadi semakin terasa istimewa, Sob!

Lalu seperti apa sebenarnya spesifikasi Royal Enfield Himalayan 2020? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Mengulas Detail Ubahan Royal Enfield Himalayan 2020

Royal Enfield Himalayan 2020
Royal Enfield Himalayan kini berbekal pilihan warna baru

Perubahan paling terasa pada Royal Enfield Himalayan 2020 adalah hadirnya pilihan warna baru. Pilihan warna yang dijagokan adalah Rock Red. Tersedia juga warna Lake Blue, Gravel Grey, dan Sleet Grey.

Rock red menawarkan warna kombinasi antara merah dan hitam. Susunan warna depan tangki dibalur cat merah glossy, sementara belakangnya dihitamkan.

Terdapat pula aksen silver sebetulnya juga tertera di wadah bensin, yang menyambung hingga ke fender hitamnya. Secara tampilan terlihat warna rock red ini cukup menarik, Sob!

Pada pilihan warna lake blue turut menjadi opsi bagi konsumen yang ingin memilih warna dengan tema cerah. Pilihan warna ini memadukan warna biru dan putih, dengan garis pemisah diagonal sama dengan si merah.

Secara komposisi desain serupa dengan rock red, hanya beda warna. Keduanya seperti menunjukan alter ego dari citra konvensional Himalayan selama inii.

Selanjutnya ada juga pilihan warna gravel grey, warna ini menurut Moladin sangat pas untuk konsumen yang suka tampil minimalis-modern. Membahas tampilan Royal Enfield Himalayan 2020 berkelir gravel grey, tangki abu-abu mengilap mereprenstasikan gaya motor masa kini.

Guna menunjang tampilan agar semakin menarik, pada warna gravel grey mendapatkan sentuhan aksen hitam pada lekuk bodi, yang menguatkan nuansa maskulin.

Sementara untuk warna terakhir yakni sleet grey, memiliki corak ala seragam kamuflase prajurit. Sebagai informasi tambahan, untuk pilihan warna Snow (putih) dan Granite (hitam) masih tetap tersedia.

“Royal Enfield Himalayan 2020 cukup diminati di seluruh dunia. Tak terkecuali Indonesia, sudah lebih dari 120 konsumen memakai motor ini. Kini telah hadir versi baru dengan tambahan fitur, serta berbagai atribut lain lagi,” ujar Irvino Edrwardly, Country Manager Royal Enfield Indonesia.

Lebih lanjut Irvino menambahkan, “Diharapkan bisa menambah kecintaan terhadap Himalayan sendiri. Perbedaannya ia sudah Euro 4, ketambahan varian warna, serta sudah dilengkapi ABS.”

Terkait dengan desain dan kelengkapan bawaannya, tak banyak ubahan. Dibandingkan dengan model sebelumnya.

Panel instrument dipresentasikan dalam perpaduan analog digital. Informasi kecepatan, putaran mesin, serta fuel meter ditunjukkan jarum mekanik. Sementara sisanya di dalam layar, berikut fitur kompas yang jadi ciri khas-nya.

Update Emisi dan Juga Tambahan Fitur Baru

Royal Enfield Himalayan 2020
Royal Enfield Himalayan punya emisi gas buang setara Euro 4

Berbeda dengan Himalayan model sebelumnya, pada model 2020 ini ubahan disertai dengan penyesuaian emisi. Kini gas buangnya sudah memenuhi regulasi BS6 atau setara Euro 4.

Sektor jantung mekanisnya masih serupa dengan model terdahulu, yakni menggunakan mesin satu silinder SOHC berkubikasi 411 cc. Mesin itu mampu menghasilkan tenaga sebesar 24,3 Hp pada 6.500 rpm dengan torsi sebesar 32 Nm di 4.500 rpm.

Motor ini didukung dengan travel suspensi depan RE sepanjang 220 mm. Pada travel suspensi belakang sepanjang 180 mm yang diklaim mampu meredam benturan dengan baik.

Istimewanya, Royal Enfield Himalayan juga asyik untuk diajak melahap medan off-road. Rasio gigi pun diklaim cukup panjang, yang membuatnya enak dipakai untuk melahap trek ekstrem sekalipun.

Selain itu, motor ini juga mudah dikendalikan dan lebih berorientasi ke medan off-road, namun tetap mumpuni di jalan on-road. Bagi kamu yang ingin motor berparas klasik, namun enak diajak berkendara di medan off-road dan on-road, rasanya motor ini bisa jadi pilihan.

Kelebihan Himalayan 2020, kini sudah dilengkapi dengan sensor Anti-lock Braking System (ABS).  Supaya saat diajak berjelajah terhindar dari gejala ban terkunci.

Sangat disayangkan, produk ini tidak dilengkapi dengan saklar pemati fungsi ABS. Padahal di India sudah dilengkapi dengan saklar tersebut.

Tentunya dengan adanya saklar pemati ABS, sangat membatu ketika melintasi medan off-road.

Dengan segala ubahan yang kini tersedia pada Royal Enfield Himalayan 2020 tentunya turut mendongrak harga yang ditawarkan di Indonesia. Jika sebelumnya motor ini dijual Rp 102 jutaan.

Harga kini naik cukup signifikan, yakni sebesar Rp 114,3 juta OTR Jakarta. Tapi setidaknya, segitu masih terhitung paling kompetitif di kelas adventure menengah.

Head to Head Dengan Kompetitor

Komparasi Royal Enfield Himalayan 2020 Vs BMW G310GS
Komparasi Royal Enfield Himalayan 2020 Vs BMW G310GS

Di segmen motor adventure, ada dua motor merek Eropa produksi India yang bisa jadi pilihan masyarakat di Indonesia, yakni Royal Enfield Himalayan dan juga BMW G310GS.

BMW G310GS diboyong BMW Motorrad Indonesia Maxindo Moto, sedangkan Royal Enfield Himalayan dihadirkan melalui Royal Enfield Indonesia.

Bila mengacu pada spesifikasi mesin, sejatinya antara kedua motor adventure bersilinder ini tidak sepenuhnya berhadapan apple-to-apple.

Mengingat mesin BMW G310GS hanya mengandalkan mesin berkapasitas 313cc. Sedangkan Royal Enfield Himalayan 2020 punya mesin berkubikasi 411cc.

Mengingat kedua motor memiliki kapasitas mesin yang tak lazim dibanding motor lainnya di antara kelas 250cc hingga 500cc, maka mereka pun diplot berhadapan.

Secara filosofi produk, BMW menawarkan model modern kompak dengan fitur terkini hasil pengembangannya dengan TVS untuk menjangkau pasar lebih dinamis.

Nama besarnya di pasar adventure, motor premium termasuk aura motorsport menjadi modal kuat BMW mampu meraih pasar. Sementara Royal Enfield hadir membawa pembaruan mengacu pada keunggulan heritage dari model sebelumnya seperti Bullet dan Classic.

Royal Enfield Himalayan dirancang sebagai tunggangan petualang berkaca dari kemampuannya melahap pegunungan Himalayan. Secara tampilan Royal Enfield Himalayan punya tampilan yang memadukan kesan adventure klasik.

Sementara sang kompetitor, menyuguhkan desain premium khas BMW dengan paras yang tangguh. Di sisi lain, BMW G310GS juga tenaga yang besar. Meski secara kubikasi lebih kecil dari Himalayan.

BMW G310GS mampu menghasilkan tenaga sebesar 34 Hp dengan torsi 28 Nm. Jika mencari motor adventure dengan tenaga yang lebih nendang, rasanya motor ini bisa jadi pilihan.

Namun jika mencari sebuah motor adventure dengan harga yang cenderung lebih terjangkau, pilihannya bisa membeli Royal Enfield Himalayan. Mengingat BMW G310GS punya banderol sedikit lebih mahal, yakni mulai dari Rp 134 juta hingga Rp 142 juta.

Sekarang sudah tahukan mengenai Royal Enfield Himalayan 2020. Semoga informasi ini dapat membantu kamu yang ingin mencari motor adventure.

Baca juga:

Itulah tadi informasi mengenai Royal Enfield Himalayan 2020, Apa Ubahannya? oleh - bmw5series.xyz dan sekianlah artikel dari kami bmw5series.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Posting Komentar

0 Komentar